Kamis, 11 Juli 2019

Uniknya Bahasa Daerah Cilacap

Seperti yang kita ketahui jika bahasa "ngapak" merupakan akronim dari wilayah yang mencangkup Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Cilacap, dan Kabupaten Kebumen. Karena adanya faktor letak geografis yang berdekatan, maka pada daerah tersebut memiliki kemiripan dalam segi aksen bahasa yang digunakan oleh masyarakatnya. Letak geografis yang berdekatan membuat masyarakat mudah untuk melakukan mobilisasi antar daerah yang menjadikan tercampunya aksen bahasa antar daerah BARLINGMASCAKEB (Kab. Purbalingga, Kab. Cilacap, Kab. Banyumas, Kab. Kebumen). Selain karena faktor geografis, kemiripan budaya yang terdapat disana juga merupakan salah satu pendukung miripnya aksen bahasa antar wilayah tersebut.

Aksen ngapak yang dimiliki oleh Kabupaten Cilacap sendiri berbeda dengan aksen yang dimiliki oleh daerah lainnya. Cilacap sendiri, aksen ngapaknya lebih kental karenya pada beberapa suku kata terdapat pemanjangan pelafalannya atau pengucapannya. Sedangkan dari segi aksennya lebih lambat ketika mereka mengucapkan kata-katanya. 

Sebagai contoh bahasa ngapak yaitu:
1. Kamu sudah makan atau belum? = Koe wis madang urung?
2. Mau pergi kemana? = Arep lunga ngendi?
3. Bukunya bagus = Bukune apik
4. Bagaimana kabarnya? = Kepriwe kabare?
5. Mau pulang kapan? = Arep bali kapan?

Berikut ini video yang saya ambil dari Youtube yang menerangkan dan mencotohkan dialek ngapak yang sering dipakai di Kabupaten Cilacap:

source: https://youtu.be/99NDJ6YqbXE

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Potensi Minyak Cilacap

Pada minggu sebelumnya, saya telah membahas mengapa Cilacap dapat dijuluki kota industri. Maka dari itu pada kesempatan kali ini saya akan ...